You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengawasan Penurunan Tarif Angkutan Gencar Digelar di Terminal Kalideres
photo Folmer - Beritajakarta.id

Petugas Cek Tarif Angkutan Umum

Masih adanya angkutan umum yang tidak menurunkan tarifnya usai penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat sejumlah pihak turut mengawasi.

Kami pastikan seluruh pengaduan penumpang terkait tarif angkutan akan ditindaklanjuti

Pengawasan dilakukan oleh petugas Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) Jakarta Barat di Terminal Dalam Kota Kalideres. Keputusan resmi penurunan tarif dikeluarkan pada 4 April.

“Sejak kemarin pagi hingga hari ini, petugas diturunkan untuk memberitahukan kepada seluruh penumpang bus angkutan umum yang berangkat dari dalam terminal agar membayar sesuai tarif baru,” kata Thofik Winanto, Kepala Terminal Dalam Kota Kalideres, kepada Beritajakarta.com, Kamis (7/4).

Angkutan Umum di Jakpus Belum Sadar Aturan

Ia mengungkapkan, pihaknya juga mengimbau penumpang agar melapor jika menemukan sopir angkutan umum yang masih ngotot mengenakan tarif lama.

“Catat nomor plat kendraan angkutan umum yang sopirnya masih ngotot dan laporkan segera agar dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Kami pastikan seluruh pengaduan penumpang terkait tarif angkutan akan ditindaklanjuti,” ungkapnya.  

Thofik juga mengimbau sopir dan kernet untuk menaati keputusan terkait penyesuaian tarif angkutan umum yang telah disepakati oleh semua pihak terkait.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2069 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye944 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye873 personNurito